Kunci sukses presentasi dalam diskusi kelas

Merasa mati kutu, canggung atau malu saat presentasi. Biasanya cerewet tiba-tiba menjadi pendiam saat di depan teman-teman mahasiswa  dan dosen,  pernahkah anda mengalaminya? Ya, menurut saya tidak sedikit teman mahasiswa megalami dan merasakan hal itu. Apa penyebabnya? Apa karena anda (presentator) adalah orang yang bodoh? Tidak, tentu bukan kebodohanlah penyebabnya.

Umumnya hal ini terjadi karena anda tidak menguasai materi atau karena anda tidak terbiasa berbicara di depan banyak orang, ataupun kedua itu adalah penyebabnya.  Berikut beberapa kunci sukses presentasi dalam diskusi kelas mahasiswa yang patut anda coba. 


Pahami

Wajib untuk anda mengetahui topic yang menjadi bahan presentasi. Jika anda hanya mengetahuinya dari teman anda, maka pastikan anda menerima informasi sesuai dengan instruksi dosen.   Tidak sedikit orang yang salah memahami perkatan atau instruksi orang lain. Hal tersebut terjadi karena banyak hal, karena sumber (teman anda) juga tak memahami instruksi dosen.

Kosa kata yang digunakan  dalam menjelaskan  tidak umum atau terlalu sulit,  dan sebagainya. Bila anda belum mengerti dengan perintah dosen, lebih baik anda tanyakan kepada teman anda atau dosen saat itu juga. Tidak perlu malu, karena bisa jadi bukan anda sendiri yang tidak atau belum mengerti.

Siapkan bahan

Setelah anda memahami topiknya, maka buatlah kerangka makalah yang hendak dipresentasikan. Cermati poin-poin apa saja yang perlu anda ketahui. Kemudian kumpulkan bahan yang relevan sebanyak mungkin, dari sumber yang jelas. Ingatlah, gunakan sumber utama dari buku atau jurnal hasil penelitian. Gunakan informasi yang bersumber dari internet  atau orang terntentu hanya sebagai tambahan saja.

Kuasai bahan presentasi

Umumnya presentasi dilakukan saat mahasiswa mendapat tugas kelompok.  Jika kelompok maka anda harus menguasai bahan presentasi lebih dari yang tertera dalam makalah. Jika dalam makalah atau diskusi kelompok anda hanya membahas tentang topic, subtopic dan penjelasan-penjelasannya maka anda harus tahu lebih mendalam.

Anda harus mengetahui lebih dari sekedar definisi, bagian, ciri, contoh dan sebagainya. Anda harus mengetahui semuanya secara detail, pendalaman ini bisa anda lakukan sendiri atau bersama teman. Perlu anda ketahui, jika anda menguasai bahan maka anda dapat membantu diri anda sendiri dan juga teman anda.

Tapi jika anda tidak menguasai materi bisa jadi anda akan terlihat  bodoh, karena belum tentu teman anda bisa membantu anda. Perlu diketahui jika  anda memahami materi atau bahan baru kemudian menghafalkannya maka itu lebih baik, karena belajar dengan cara seperti itu biasanya lebih memudahkan.

Latihan berbicara

Apabila sahabat  biasanya sedikit bicara saat presentasi karena merasa takut atau malu, maka sebaiknya sahabat lakukan latihan presentasi di depan cermin, teman atau siapapun. Karena hal ini sangat membantu anda, fasih dan terbiasa. Anda juga bisa mengoreksi susuna-susunan kalimat yang kurang tepat. Berbicara didepan cermin ini selain membantu anda mengatasi rasa malu saat berpresentasi, juga dapat mengatasi malu saat beradu argument dengan orang lain di man pun juga.

Percaya diri 

Seandainya anda sungguh telah menyiapkan semuanya, melakukan semua tips dari nomor 1 sampa dengan 4, maka anda tidak perlu merasa malu atau canggung. Yakinlah anda pasti bisa melakukannya. Setiap kalimat yang nanti anda sampaikan niatkan untuk belajar, ilmu pengetahudan agar mendapat ridho-Nya. Jangan sampai anda menyampaikan sesuatu untuk menjatuhkan orang lain, apalagi dalam bidang ilmu.