Tips agar bisa cepat move on saat putus hubungan

Ketika menjalin sebuah hubungan, tentunya kita menyadari bahwa perpisahan itu bisa saja terjadi.  Putusnya hubungan dengan pasangan terkadang menimbulkan rasa kehilangan, rasa sedih, kesepian dan ketidakpastian.  Semua perasaan itu bahkan bisa membuat merasa anda marah baik kepada diri sendiri atau pun mantan, membuat anda merasa takut untuk menjalin hubungan dengan orang baru, menghadirkan konflik internal seperti bertanya “kenapa aku seperti ini”, bahkan membuat anda selalu bersifat curiga ke semua orang, terutama lawan jenis. Ada banyak akibat yang bisa timbul ketika anda mengalami putus hubungan atau patah hati.

Move on itu tidak mudah, tapi anda bisa melakukannya

Move on memang bukanlah hal yang mudah, tapi bukan berarti anda tidak bisa melakukannya. Selama anda masih ingin merasakan kebahagiaan maka yakinilah akan ada caranya untuk mendapatkan kebahagiaan itu.   Anda boleh saja merasa terjatuh dan terluka, tapi ingatlah untuk segera bangkit. Perasaan putus asa bisa membuat kebahagiaan menjauh dari kehidupan anda.

Siapa lagi yang akan membawakan kebahagiakan kepada anda kalau bukan anda sendiri? Bahkan orang lain juga sibuk mencari kebahagiaan untuk diri mereka sendiri.  Dengan berbagai cara mereka mencari kebahagiaan itu, misalnya dengan membahagiakan diri mereka atau orang yang mereka kasihi.

Tips agar bisa cepat move on saat putus hubungan

Beribadah

Dengan beribadah dan mendekat pada sang pencipta dapat mengobati luka anda. 

Belajar dari masa lalu

Suatu sikap yang positif apabila anda bisa belajar dari masa lalu.  Lebih baik anda  fokus pada apa yang anda hadapi saat ini dan juga masa depan anda , daripada anda fokus pada kenyataan pahit yang telah berlalu.  Lihatlah masa lalu sebagai pengalaman yang bisa anda petik pelajaran darinya.  

Hadapi kenyataan

Hadapilah kenyataan bahwa anda sudah putus hubungan dengan si dia. Tidak perlu membohongi diri anda atau menyangkal kalau anda sedang terluka.  Tidak perlu berpura-pura tegar, karena kepura-puraan tidak akan menghapus semuanya. Jadilah sewajarnya dan sejujurnya. Menyangkal dan memaksa diri anda berkata tidak padahal anda sedang mengalami sakit, justru akan membuat luka anda terasa smakin dalam.  

Misalnya saja anda memaksa diri anda untuk melupakan semua tentang dia, hal ini justru akan membuat anda semakin mengingat semua detail kenangan anda.  Jika anda mengingatlah ya sudah biarkan saja ingatan itu, yang perlu anda lakukan adalah melakukan kegiatan yang dapat menyibukkan pikiran anda dengan hal lain.  

Berusaha menjadi lebih baik.

Terus berusahalah untuk menjadikan diri anda lebih baik setiap saat. Terutama, buatlah diri anda yang sekarang lebih baik  daripada saat anda masih bersamanya.  Jika anda bisa membuat diri anda menjadi berkualitas dibanding sebelum anda putus, maka hal ini akan membuat anda merasa lebih baik.  Kenapa? 

Pertama, anda menjadi individu yang lebih berkualitas, apa yang lebih menarik daripada hal ini? Kedua, anda bisa menyiapkan diri anda untuk orang yang mungkin suatu saat nanti akan menjadi jodoh anda. Anda dapat mempersiapkan diri anda, untuk mendapatkan pasangan yang lebih baik. Ketiga, apabila anda diputuskan secara sepihak oleh mantan anda, maka hal ini akan membuat dia menyesal telah meninggalkan anda. 

Tentunya hal ini bukan berarti sebagai senjata untuk anda dapat rujuk kembali, melainkan untuk menunjukkan kalau anda adalah orang yang berharga dan suatu kesalahannya adalah dia melapaskan anda.