8 Manfaat perdagangan internasional

  1. Setiap negara yang berdagang dapat menikmati. semua barang yang dibutuhkan Meskipun Indonesia tidak memproduksi karpet sendiri, namun karena ada perdagangan internasional Indonesia bisa membelinya dari Persia.

  2. Memungkinkan terjadinya spesialisasi. Indonesia tidak perlu memproduksi sendiri karpet seperti yang diproduksi Persia sebab kalau Indonesia tetap memproduksi sendiri, biaya produksinya justru lebih mahal daripada kalau membeli. Oleh karena itu biarkan Persia berspesialisasi memproduksi karpet dan Indonesia berspesialisasi memproduksi barang lain yang biaya produksinya murah, misalnya minyak kelapa sawit.

  3. Meningkatkan produktivitas dan efisiensi produksi. Dengan berkonsentrasi/berspesialisasi memproduksi barang-barang yang biaya produksinya murah, faktor produksi yang dimiliki bisa dialihkan untuk memproduksi barang tersebut sehingga produktivitas input akan meningkat dan proses produksi dapat lebih efisien.

  4. Mendorong munculnya teknologi baru dalam proses produksi. Spesialisasi akan membuat produsen terus berusaha melakukan penelitian dan pengembangan teknologi baru agar biaya produksi semakin murah.

  5. Memperluas daerah pemasaran. Adanya perdagangan internasional menyebabkan pasar yang bisa dijangkau produsen semakin luas, karena tidak hanya pasar dalam negeri saja tetapi juga pasar luar negeri.

  6. Mempercepat pertumbuhan ekonomi. Spesialisasi produksi, penemuan teknologi baru, dan pasar yang semakin luas karena adanya perdagangan internasional membuat roda perekonomian berputar lebih cepat, sehingga pertumbuhan ekonomi juga akan lebih cepat.

  7. Memperluas lapangan kerja. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi akan menyebabkan sebuah negara mampu membuka lapangan kerja yang lebih luas.

  8. Memperoleh tambahan devisa bagi negara yang neraca perdagangannya surplus. Kegiatan perdagangan internasional menggunakan alat pembayaran yang disebut devisa. Negara yang nilai ekspornya lebih besar dibandingkan nilai impornya akan memperoleh tambahan devisa dari kegiatan perdagangan internasional.

Sumber: buku EKONOMI Untuk Kelas XI SMA dan MA (penyusun Mimin Nur Aisyah dan Hartatik Fitria R) hal 129-130